Ilustrasi (foto: reuters)

Pamekasan, (Media Madura) – Terkait pemberitaan dugaan adanya pungli dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Ragang, Kecamatan Waru, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diklarifikasi bahwa pemberitaan tersebut tidak benar.

Berdasarkan surat somasi dan hak jawab yang dikirimkan oleh warga desa setempat, Muyar mengatakan, program tersebut sudah sesuai dengan aturan dan juknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Tidak ada pungutan dalam pendaftaran sertifikat tanah dari program PTSL di desa Ragang, adapun uang Rp 50 ribu yang disebut oleh nara sumber (berita dengan judul https://mediamadura.com/2019/07/29/warga-desa-ragang-pamekasan-mengaku-dipungli-soal-sertifikat-tanah/) sebagai pungutan, adalah uang sukarela dari masyarakat Desa Ragang sebagai upah kerja masyarakat yang ikut bekerja membantu petugas pertanahan. Dan hal itu sudah kesepakatan bersama antara masyarakat dan tokoh masyarakat,” tulis dalam surat tersebut.

Selain itu, Muyar juga menyebutkan bahwa informasi adanya pungli yang disampaikan kepada media tersebut karena dilatarbelakangi politik pemilihan kepala desa.

Dalam surat tersebut juga disebutkan, narasumber berita tersebut merupakan tim sukses calon kepala desa di Desa Ragang, sehingga informasi yang disampaikan kepada media bisa menimbulkan gesekan di tengah-tengah masyarakat.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.