Jemaah haji Sumenep mengikuti manasik akbar

Sumenep, (Media Madura) – Sebanyak 10 jemaah calon haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur masih menunggu kepastian pemberangkatan.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Rifa’i Hasuyim menjelaskan, bahwa jemaah cadangan yang masih bagian dari 752 JCH itu belum berangkat lantaran terkendala visa dan kloter.

“Ya benar, ada 10 jemaah haji (belum berangkat, mereka adalah jemaah cadangan yang baru saja dipanggil unruk berangkat ke tanah suci,” terang Rifa’i Hasyim, Kamis (18/7/2019).

Saat ini, pihaknya masih mengurus segala administrasi 10 jemaah haji tersebut. Sebagian visa jemaah sudah selesai, dan hanya tersisa dua orang yang belum kelar.

“Kita belum tahu masuk kloter berapa nantinya, karena kita masih menunggu kabar dari panitia embarkasi Surabaya. Tapi untuk visa delapan orang sudah fix, tinggal dua orang saja,” jelasnya.

Untuk itu, ia meminta para jemaah calon haji cadangan tidak khawatir, sebab sejatinya tidak ada kendala apapun dan hanya tinggal menungu pemberangkatan saja.

“Jadi, tidak ada kendala apa-apa, Insyaallah semua jemaah calon haji akan berangkat ke tanah suci dan menunaikan rukus Islam kelima,” pungkasnya.

Untuk diketahui, jemaah calon haji asal Sumenep pada musim 2019 sebanyak 752 orang terbagi dalam dua kloter. Kloter 6 sebanyak 445 orang, sementara kloter 7 sebanyak 307 orang dan digabung dengan jamaah calon haji asal Surabaya sebanyak 138 orang.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.