Penanganan Korupsi Proyek Pokmas Sampang Akan Naik ke Tahap Penyidikan

Kajari Sampang Maskur menemui massa yang berorasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Jalan Jaksa Agung Suprapto, Rabu (26/6/2019) pagi. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Sampang (Alips) berunjuk rasa ke Kantor Kejaksaan Negeri di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Rabu (26/6/2019) pagi.

Massa meminta kejaksaan menuntaskan kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang ditangani segera diusut tuntas.

Salah satunya proyek fisik yang berlokasi di Kecamatan Camplong senilai Rp 400 juta disinyalir dikerjakan tidak sesuai jukni­s. Sehingga berpoten­si terjadinya kerugi­an negara.

Korlap aksi, Habib Yusuf Assegaf, mengungkapkan kasus dugaan korupsi proyek Pokmas di Sampang telah dilaporkan ke kejaksaan pada awal 2019. Hingga kini, penanganan perkara tersebut tak kunjung ada kejelasan.

“Kami terus mendorong kejaksaan menuntaskan kasus korupsi yang ada di Sampang, utamanya penanganan dugaan korupsi proyek Pokmas, sampai dimana kasus-kasus yang ditangani itu,” teriak Habib saat berorasi.

Menurut Habib, kasus dugaan korupsi proyek Pokmas yang dilaporkan itu mulai tahun anggaran 2016, 2017, dan 2018.

Ia mencontohkan, proyek pembangunan tiga gedung lembaga pendidikan TK di Desa Anggersek, Camplong, tahun 2017 senilai Rp 400 juta.

Namun, sampai saat ini pengerjaan proyek dana hibah dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu belum selesai.

“Anggaran ratusan juta sampai detik ini belum selesai, kita hormati penyelidikan perkara korupsi, semoga nanti diusut tuntas,” tuturnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Maskur saat menemui massa, menyampaikan kejaksaan sudah menerima laporan dugaan korupsi proyek Pokmas mulai tahun 2016 hingga 2018. Laporan tersebut sudah ditindaklanjuti, namun masih menunggu proses penyelidikan yang didukung dengan alat bukti.

“Untuk membuktikan tindak pidana korupsi itu tidak semudah dengan membalikkan tangan, semuanya harus didukung alat bukti, percayakan kepada kami pasti ditindaklanjuti sampai bisa menyimpulkan apakah perkara tersebut dapat naik ke tahap penyidikan,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor   : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.