Sumenep, (Media Madura) – Objek wisata Gua Soekarno yang ada di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur langsung menjelma menjadi jujukan baru wisatawan.

Meski baru dibuka beberapa hari lalu, Gua Soekarno langsung hits dan berhasil menyedot ribuan pengunjung tiap harinya. Buktinya, pada Minggu (9/6/2019) kemarin, pihak pengelola mencatat jumlah pengunjung mencapai 4.353 orang.

“Awalnya kami target 3000 orang sehari, tapi ya Alhamdulillah jumlah pengunjung melampaui target yang kami tetapkan,” kata pengelola wisata tersebut, Syaiful Anwar dihubungi mediamadura.com, Selasa (11/6/2019).

Masih menurut Syaiful, catatan pada Senin (10/6/2019) kemarin, meskipun sudah memasuki hari aktif kerja, jumlah pengunjung objek wisata ini masih tinggi, yakni mencapai 3.785 orang.

“Untuk yang hari ini kita belum rekap, tetapi animo pengunjung tidak jauh beda dari hari sebelumnya,” tandasnya.

Jika melihat data tersebut, Gua Soekarno sepertinya akan menjadi pesaing baru destinasi-destinasi wisata yang sudah pebih dulu populer di Sumenep, seperti Pantai Sembilan, Pulau Gili Labak, Pulau Giliyang dan Pantai Wisata Lombang.

“Kami memang mengutamakan kenyaman bagi para wisatawan yang akan menikmati keindahan Gua Soekarno. Kalau misalnya ada kekurangan, silahkan kasih tahu kami sebagai bentuk masukan,” pintanya.

Untuk diketahui, Gua Soekarno berada di lahan seluas 5.000-an meter, gua ini menyuguhkan pemandangan yang memikat siapapun yang berkunjung, seperti stalaktit dan stalagmit yang diiringi lighting lampu yang sangat indah.

Konon, saat pertama kali ditemukan setahun yang lalu, di dalam gua terdapat lukisan dan gambar sosok proklamator kemerdekaan Republik Indonesia, Ir, Soekarbo. Sebabnya gua ini diberi nama Gua Soekarno.

Gua Soekarno ini sangat unik dengan suasana sangat nyaman. Apalagi, gua ini didesain sedemekian indah, fasilitas pendukung gua ini juga sangat keren, seperti ada kafe di dalam serta sejumlah spot selfi yang instagramebel.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.