Jargon Super Mantap terpangpang di gerbang selamat datang Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur resmi melaunching agenda Visit Sumenep 2019 yang dipusatkan di Pantai Wisata Slopeng, Kecamatan Dasuk, Minggu (10/3/2019) lalu. 

Sedikitnya ada 40 even yang masuk dalam kalender visit yang digadang-gadang akan meramaikan Kota Sumenep selama setahun ini serta diyakini akan menyedot wisatawan, domestik maupun manca.

Namun, dari puluhan even yang sudah terjadwal hari dan tanggalnya tersebut ternyata masih berpotensi mengalami revisi, bahkan sebagian bisa gagal digelar.

“Ya, even-even tersebut memang masih bisa direvisi,” terang Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Carto, Rabu (22/5/2019).

Ia mencontohkan, salah satu yang berpeluang mengalami pergeseran waktu pelaksanaan atau bahkan berpotensi gagal digelar adalah Lomba Ayam Bekisar. Menurut kalender yang ada, even tersebut mestinya digelar pada 28 Juni 2019.

“Tapi kemarin leading sektornya minta dimajukan satu bulan atau dimundurkan satu bulan. Nah, ini kan susah, karena bulan-bulan lainnya telah terisi even lain,” jelasnya.

Di samping ada potensi perubahan, juga ada beberapa even yang terancam tidak jadi digelar, terutama even yang diyakini tidak akan mampu menyedot animo wisatawan untuk datang ke Sumenep.

“Ekspektasi terhadap even itu adalah mendatangkan wisatawan ke Sumenep, itu menurut pemahaman saya dan juga pak Bupati. Jadi, even semestinya tidak sekedar seremonial belaka,” katanya mengkritik dinas yang baru dipimpinnya itu.

Carto memaparkan, program visit Sumenep tahun 2019 terbagi dalam dua jenis pembiayaan, ada even yang dibiayai APBD dan sebagian besar non APBD atau dipihakketigakan.

“Hanya ada 9 even yangg dibiayai APBD, di antaranya Kontes Sapi Sonok, Kerapan Sapi, Sumenep Expo Pembanguan, Festival Musik Tong-tong, Peringatan Hari Jadi Sumenep, Sumenep Spektakuler, dan Festival Batik Indonesia,” paparnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.