Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 62 desa yang tersebar di Kecamatan Batumarmar, Pakong, Galis dan Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, hingga kini belum mencairkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Hal itu dikatakan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman. Menurutnya, menjelang tutup bulan April 2019, masih sekitar 75 desa yang mencairkan Dana Desa.

“Masih banyak yang belum mencairkan,” katanya, Selasa (30/4/2019).

Menurut Taufik, desa yang sudah mencairkan bantuan dari pemerintah itu tersebar di 9 kecamatan, meliputi Kecamatan Kadur, Larangan, Pademawu, Palengaan, Pamekasan, Pasean, Pegantenan, Tlanakan, dan Waru.

“9 Kecamatan telah usai, yakni baru sekitar 78 desa yang sudah mencairkan. Sementara 100 desa lainnya belum melakukan pencairan sama sekali,” tambahnya.

Pada tahun 2019 sekitar Rp 99 miliar 142 juta untuk ADD, dari total Rp 198 miliar dana desa, baru Rp 16 miliar 600 juta yang dicairkan.

“Yang cair baru Rp 10 miliar Rp 800 juta rupiah, sisanya masih proses,” ungkapnya.

Sementara bagi desa yang ingin mencairkan DD dan ADD tahun 2019 harus melakukan pengajuan berupa penyetoran Perdes dan APBdes.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.