Wabup Pamekasan, Raja'e (foto: Instagram @pamekasanhebat)

Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berkomitmen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari bibidang pengelolaan destinasi wisata.

Bahkan Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e, bertekad akan mengubah pengelolaan destinasi wisata yang sebelumnya tradisional menjadi modern, tujuannya tidak lain adalah meningkatkan PAD dan ekonomi masyarakat Pamekasan.

“Kita akan rubah pengelolaan destinasi wisata tradisional menjadi modern. kita akan genjot di situ untuk meningkatkan PAD dan ekonomi masyarakat. PAD dari sektor wisata harus dimaksimalkan,” katanya, Kamis (18/4/2019) pagi.

Raja’e menambahkan, saat ini beberapa sektor yang lain belum menunjukkan geliat positif sehingga sektor wisata menjadi salah satu objek yang sangat mungkin untuk meningkatkan PAD dan menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Untuk memenuhi capaian itu kita akan memaksimalkan pengelolaan wisata, jika ekonomi meningkat, PAD kita akan meningkat pula,” tambahnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin menuturkan, pada tahun 2018 destinasi wisata di Pamekasan seperti pantai Jumiang Desa Tanjung, Pademawu dan Pantai Talang Siring, Desa Montok, Larangan, telah dikembangkan. Bahkan pemkab telah mengucurkan dana sekitar Rp 2 miliar untuk pembangunannya, namun dari dua objek wisata tersebut PAD yang didapat tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan.

“Pada tahun 2018, target PAD kita Rp 20 juta, pada tahun 2019 Rp 30 juta. Karena setiap tahun PAD kita melebihi target,” tutupnya.

Reporter : Ahmad Rifqi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.