Petugas KPU memeriksa logistik Pemilu 2019

Sumenep, (Media Madura) – Pendistribusi logistik ke Kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur terhambat. Pasalnya, hingga H- 9 Pemilihan Umum (Pemilu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep masih kekurangan Surat Suara (SS).

Sesuai jadwal pengiriman logistik ke kepulauan, seperti Kecamatan Arjasa dan Kangayan dijadwalkan dikirim pada hari ini, Selasa (9/4/2019). Tetapi ditunda lantaran masih menungu datangnya surat suara tambahan.

“Hari ini ada rapat di Malang, salah satunya membahas soal kekurangan surat suara. Kami sudah koordinasi dengan KPU Provinsi soal kekurangan surat suara ini,” ujar Ketua KPU Sumenep, Abd Warist, Selasa (9/4/2019).

Kata Warits, berdasarkan perhitungan pihaknya masih kekurangan surat suara masing-masing 2.000 lembar setiap dapil. Namun untuk menyiasati berbagai kemungkinan, pihaknya kini fokus distribusi ke kepulauan. 

“Kekurangan surat suara ini tidak hanya di Sumenep. Sementara ini, beberapa siasat kita lakukan, Insyaallah soal kekurangan ini akan segera terpenuhi,” tandasnya.

Secara keseluruhan, lanjut Warits, KPU kekurangan sebanyak 78.035 lembar. Kekurangan itu merupakan akumulasi kekurangan surat surat karena rusak dan juga karena jumlah yang dikirim dari perusahaan (pemenang tender) tidak sesuai.

“Untuk pengiriman ke Arjasa dan Kangayan, kita akan menyewa perahu. Rencana pengiriman akan dilakukan pada tanggal 12 April 2019,” terangnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.