HS bersama Kuasa Hukumnya di Mapolres Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur dilaporkan ke Polres setempat, lantaran diduga sering melakukan tindakan kekerasan terhadap istri simpanan, yaitu HS (inisial) (29), Selasa (9/4/2019) sore.

HS datang ke Mapolres Pamekasan didampingi Kuasa Hukumnya, Muslim.

Kuasa Hukum HS, Muslim mengatakan, anggota DPRD yang juga tercatat sebagai calon legislatif (Caleg) terakhir menganiaya HS pada 20 Februari lalu di salah satu rumah kost, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

HS diketahui warga Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

“Klien kami ini sudah tidak kuat sering disakiti, terakhir ia minta cerai namun malah kembali dianiaya,” katanya di Mapolres Pamekasan, Selasa (9/4/2019)

Muslim menambahkan, HS dianiaya dengan cara diseret dan dipukul menggunakan sapu ijuk hingga menyebabkan lebam. Anggota dewan berinisial MH itu juga menggigit lengan kiri atas HS hingga luka.

“Selama 8 bulan ia bersama sering kali dianiaya. Puncaknya kami melaporkannya (sekarang). Namun pihak kami sudah meminta terlapor untuk meminta maaf, namun tidak ada iktikad baik,” tambahnya.

Oleh karena itu, Muslim meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut. Selain ke polisi, Muslim juga berjanji akan melaporkan kasus ini ke Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat.

“Kami berencana lapor ke kantor DPRD juga, tapi sementara fokus di sini (Polres.red) saja dulu,” tutup Muslim.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.