Ketua KPU Sumenep, A. Warits

Sumenep, (Media Madura) – Menjelang hari H Pemilihan Umum (Pemilu) pada tanggal 17 April mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur mengingatkan larangan penting. 

Bahwa, agar para pemilih untuk tidak mengambil gambar baik dalam bentuk foto atau video saat melakukan pencoblosan di bilik suara.

“(Ambil gambar saat mencoblos) Tidak boleh. Karena itu berpotensi menodai kerahasiaan,” kata Ketua KPU Sumenep, A. Warits, Senin (8/4/2019).

Menurut Warits, larangan tersebut sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) pasal 42 Nomor 3 Tahun 2019 mengenai Pemungutan dan Perhitungan suara disebutkan.

“Dalam PKPU itu pemilih dilarang memdokumentasikan hak pilihnya saat berada di bilik suara. Bila melanggar, maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan berlaku,” terangnya.

Maka dari itu, Waris mengajak masyarakat secara bersama-sama mensosialisasikan tentang larangan ini. Sehingga masyarakat saat menggunakan hak pilihnya tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan.

“Intinya, jangan ambil foto saat mencoblos, apalagi mengunggahnya ke media sosial,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang pemilih pemula asal Kecamatan Pragaan, Moh. Rifki mengaku sudah pernah mendengar soal larangan ambil gambar atau video di bilik suara tersebut. Namun dirinya berharap KPU lebih gencar mensosialisasikanya ke pemilih.

“Saya pribadi pernah dengar, tapi pasti masih banyak pemilih yang belum tahu, sehingga butuh sosialisasi. Seperti yang kita tahu sekarang posting memposting sudah jadi kebiasaan orang,” singkatnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.