Kongres PSSI Kabupaten Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – PSSI Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar kongres di salah satu rumah makan di wilayah itu, Sabtu (30/3/2019) siang.

Menurut Ketua PSSI Kabupaten Pamekasan, Djohan Susanto, kongres kali ini membahas tentang agenda kerja PSSI tahun 2019.

“Hasil kongres ini hanya pemaparan kerja kita di tahun 2019. Kita laporkan kalau futsal pra Porprov Insya Allah sudah masuk. Juga pra Porprov sepak bola sudah masuk. Masuk ke Porprov yang bulan Juli,” kata Djohan, Sabtu (30/3/2019).

Yang menjadi prioritas dalam rapat kerja sekaligus agenda terdekat PSSI, jelas Djohan, adalah pembinaan usia dini di bidang sepak bola. Menurutnya, PSSI akan menggelar kompetisi internal U-13, U-15, dan U-21.

“Yang kita prioritaskan dalam program ini adalah pembinaan usia dini. Insya Allah kita laksanakan ini sebelum lebaran, kompetisi usia 13 tahun, usia 15 tahun dan usia 21 tahun. Yang futsal kita bukan di bidangnya,” jelasnya.

Mantan pemain PSS Sleman dan Gresik United itu mengunkapkan, kompetisi U-21 diproyeksikan untuk mengisi skuad Persepam di Liga 3. Sebab, kompetisi digelar khusus U-21 sembari PSSI melakukan seleksi pemain.

“Targetnya kita yang U-21 itu untuk Persepam ke depannya yang berkompetisi Liga 3. Sebenarnya kita sudah punya kok U-21 yang kita pakai di pra Porprov itu, umurnya sudah mencukupi. Cuma kita bisa nambah kekurangan-kekurangan itu,” ungkap Djohan.

Diakui, PSSI sempat kesulitan menyeleksi telenta muda. Ditambah, sejumlah pemain yang menjadi didikan PSSI Pamekasan masuk Akademi Madura United. Dipanggil untuk bergabung kembali pun sudah tidak bisa karena alasan regulasi.

“Soalnya yang ikut Madura United tidak bisa ikut di kompetisi karena sudah lain kelas. Insya Allah tujuh orang yang ke Madura United, tapi kita kan harus mendorong itu, harus bangga karena anak didik kita bisa masuk ke Madura United, kan memang target kita,” ujarnya.

Kompetisi Internal ditetapkan akan digelar dengan batasan usia pemain maksimal U-21 tahun dan bisa ditambahkan pemain U-23 dengan jumlah terbatas. Untuk kelas utama, bisa menggunakan 3 pemain U-23.

“Jadi mudah-mudahan ada anak-anak nanti yang bergabung di kompetisi U-21 yang bisa diambil Persepam di Liga 3, pungkas Djohan.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.