Petugas KPU memeriksa logistik Pemilu 2019

Sumenep, (Media Madura) – Meski dijadwalkan dikirim lebih awal, pendistribusian logistik Pemilihan Umum (Pemilu) ke wilayah Kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur berpotensi terkendala jika dihadapkan pada cuaca buruk.

Hal itu lumrah terjadi mengingat sebagian wilayah yang secara administrasi menjadi bagian Kabupaten Sumenep adalah kepulauan dan jalur laut menjadi jalur transportasi reguler.

Namun demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menyebut, masalah distribusi logistik ke Kepulauan dapat dihandle KPU Pusat, jika situasinya sangat darurat.

“Pengiriman logistik (ke Kepulauan) rencananya menggunakan kapal reguler. Hanya saja apabila darurat, maka akan dihendle KPU RI,” ujar Ketua KPU Sumenep, Abd Waris, Kamis (28/3/2019).

Saat ini, pengemasan logistik seperti surat suara (SS) sudah selesai dipersiapkan. Tinggal menunggu kekurangan SS. “Semua logistik sudah disiapkan, hanya nunggu kekurangan surat suara,” terangnya.

Menurut Warits, secara keseluruhan kekurangan SS di Sumenep sebanyak 78.035 lembar. Kekurangan itu merupakan akumulasi kekurangan surat surat karena rusak dan juga karena jumlah yang dikirim dari perusahaan (pemenang tender) tidak sesuai.

Sementara jumlah DPT Sumenep pada Pemilu 2019 sebanyak 872.764 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Mereka nantinya akan menyalurkan suaranya di 4.315 Tempat Pemungutan Surat (TPS).

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.