Hampir 3 Bulan Tahanan Kabur di Sumenep Belum Juga Tertangkap

Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat

Sumenep, (Media Madura) – Matrawi, satu dari tiga tahanan Rutan Klas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur yang kabur pada bulan Februari lalu belum juga berhasil ditangkap hingga kini.

Padahal, pihak Rutan sempat menyatakan bahwa tim sudah mengetahui tempat persembunyian tahanan kasus penganiayaan tersebut. Bahkan dipastikan masih berada di wilayah hukum Sumenep. 

Namun faktanya, hingga hampir tiga bulan berlalu, keberadaan Matrawi masih misterius. “Yang bersangkutan masih dalam pengejaran,” ujar Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat, Rabu (27/3/2019).

- Advertisement -

Beni mengaku, selama ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri guna menangkap warga Kecamatan Batuputih tersebut. Dan, lagi-lagi ia mengklaim tim yang dibentuknya sudah mengetahui lokasi persembunyian yang bersangkutan.

“Tetapi ketika hendak dilakukan penangkapan, dia selalu berhasil melarikan diri,” ucapnya.

Dari penangkapan yang tak kunjung berhasil itu, Beni mengaku curiga, informasi penangkapan ada yang membocorkan.

“Tapi apapun situasinya, pasti akan terus kami kejar hingga berhasil ditangkap,” imbuh Beni.

Seperti diberitakan, ada tiga tahanan yang kabur dari rutan Kelas IIB Sumenep, Senin (4/2/2019) lalu. Masing-masing bernama Matrawi (37), tahanan KDRT, warga Batuputih, Hasan Basri (28), kasus narkoba, warga Kecamatan Batang-batang dan Riyanto (16), kasus pencurian, warga Kecamatan Batuputih.

“Kami mengetahui ada tahanan kabur sekitar pukul 04.09 habis Subuh pagi. Saat kami hitung usai salat berjamaah, ternyata tahanan kurang tiga orang,” terang Beni Hidayat waktu itu. 

Kemudian dari rekaman CCV terlihat tiga orang turun di sekitar parkiran, mereka diduga kabur saat semua orang sedang salat subuh berjamaah.

“Ketiga orang ini diduga pura-pura wudhu’ saat yang lain berjamaah. Saat petugas lengah mereka kabur dengan manjat tembok,” jelasnya.

Sementara itu, dua tahanan, yakni adalah Hasan Basri menyerahkan diri pada hari itu juga, sedangkan Riyanto dibekuk petugas sekitar dua hari setelah kejadi. Menurut Beni, ketiga tahanan kabur memiliki motif sendiri-sendiri, diantaranya ada yang kabur karena kangen istri karena mau melahirkan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.