Menteri Tanya Bibit Jagung, Pejabat di Pamekasan ini Clingak-clinguk

Kontes Sapeh Sonok menyambut kedatangan Mentan RI di Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Pejabat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DPHP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur clingak-clinguk saat ditanya jumlah bantuan bibit jagung tahun anggaran 2018 oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, Selasa (19/2/2019).

Pada saat memghadiri temu tani Milenial dan kontes ternak sapi Madura di Lapangan Bola Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan itu, menteri kabinet Indonesia Kerja Joko Widodo – Jusuf Kalla itu memanggil 4 kadis pertanian se Madura bertanya bantuan bibit untuk rakyat. “Ini tuan rumah Dinas Pertanian, berapa jumlah bantuan bibit 2018 lalu,” katanya.

Pada saat itu pejabat berjenis kelamin perempuan itu hanya cengar-cenger karena data yang di minta Mentan tidak bisa di sebutkan. Sontak Amran langsung mengalihkan pertanyaannya untu pejabat pertanian dari kabupaten lain. Namun beberapa menit kemudian ia dipanggil lagi dan menyebut menerima bibit 50 hektar.

“Cari datanya yang 2018, kok bisa tidak tidak peganga data,” tegas Amran.

Ditanya kenapa ia tidak bisa menyebut data kepada menteri, perempuan yang ternyata baru menjabat sebagai Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DPHP) Pamekasan itu beralasan masih belajar banyak seputar kantornya.

“Saya ini Plt dan perlu belajar banyak,” katanta pada media ini.

Pada saat itu pula mentan memberikan bantuan eksavator secara langsung seharga Rp 3 miliar kepada tiga bupati yang hadir, yakni Bupati Bangkalan, KH Latif Imron, Bupati Sampang, H Slamet Junaidi dan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.