Kubah Masjid LDII di Desa Ceguk, Kecamatan roboh diterjang angin kencang

Pamekasan, (Media Madura) – Sejumlah bangunan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur porak poranda akibat diterjang angin kencang, Senin (4/2/2019), sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian itu menimpa rumah warga dan bangunan lain di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan.

Di Kecamatan Pademawu misalnya, angin kencang mengamuk di Desa Sopaah, Jarin dan Desa Pagagan. Sejumlah atap bangunan milik warga rusak diobrak-abrik angin.

Sedangkan di Kecamatan Tlanakan, kubah masjid LDII di Dusun Lebi, Desa Ceguk ambruk. Gedung Islamic Center juga tidak luput dari terjangan angin kencang. Akibatnya, 15 kaca jendela pecah.

Selain bangunan, angin juga menyebabkan beberapa pohon tumbang. Bahkan, angin kencang mampu mencabut tower radio kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Jumlah kerusakan ada 7 titik, kerugian mencapai puluhan juta,” tutup Budi.

Rinciannya urai Budi, selain 5 pohon tumbang di Desa Jarin dan Desa Larangan Tokol, juga Rumah di Desa Sopaah milik Buniri, Busaham, Sadin.

Di Desa Ceguk milik Yulianto taksiran kerugian mencapai Rp 1,5 juta, Urip Rp 3 juta, sedangkan kubah masjid LDII mencapai Rp 40 juta.

Selanjutnya, tower radio IAIN Madura yang roboh ditaksir mencapai Rp 10 juta. Serta galfalum milik Heri dibawa angin sejauh 50 meter dari posisi awal.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.