Pamekasan, (Media Madura) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menginbau warga agar mewaspadai terjadinya pasang maksimum air laut akibat fenomena supermoon.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan fenomena supermoon terjadi pada tanggal 19 sampai 22 Januari. Menurutnya, hal itu dapat mempengaruhi kondisi pasang maksimum air laut di Indonesia.

“Peringatan itu memang tidak dikhususkan di Pamekasan, namun bagi warga yang punya rumah dan aktivitas di dekat pinggir laut agar waspada,” katanya, Sabtu (19/1/2019).

Selain itu, dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir serta aktivitas petani garam dan perikanan darat serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.

“Warga pesisir pantai agar selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari fenomena ini, terutama yang berada di daerah yang disebutkan pada infografis,” tambah Budi.

Ketinggian pasang maksimum air laut pada waktu yang diperkirakan oleh Basan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setinggi 130 sampai 150 centimeter.

“Mohon untuk tetap berhati-hati dan senantiasa perhatikan cuaca sebelum beraktifitas,” tutup Budi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.