Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Sedikitnya tujuh kursi jabatan penting di lingkunga Pemerintah Kabupaten (Penkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur dalam posisi kosong.

Kepala Bidang (Kabid) Mutasi,Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Sri Puja Astutik, mengatakan tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong itu harus diisi oleh pejabat eselon 11.

“Ada tujuh kursi yang masih kosong hingga tahun 2019, diantaranya sekretaris daerah, inspektur inspektorat, dua staf ahli, asisten, kepala badan perencanaan pembangun daerah (Bappeda) dan kepala dinas pertanian,” katanya, Jumat (11/1/2019).

Ditambahkan Tutik, kekosongan itu lantaran pejabat yang sudah masuk pensiun dan tersangkut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) suap Dana Desa (DD) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa tahun yang lalu.

“Rata-rata memang memasuki pensiun. Untuk inspektur kita sudah tahu sendirilah (tersangka KPK sejak tahun 2017.red),” tambahnya.

Untuk melakukan mutasi, pihaknya mengaku belum bisa dilakukan, sebab merupakan wewenang pimpinan daerah. Selain itu masa jabatan bupati Pamekasan belum memasuki waktu enam bulan sejak pelantikan.

Syarat lain, imbuhnya, yaitu ada tahapan untuk pengisian jabatan maupun pergeseran eselon II. Salah satunya harus mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pendaftaran juga dilakukan terbuka dan melalui tahapan seleksi.

“Kalau itu wewenang pak Bupati, bisa sih dalam waktu dekat, dengan syarat ada izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri,” tutup Tutik.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.