Sidang sengketa informasi DD ADD tanpa kehadiran pemohon dan termohon. Foto : Rossy / MM

Sumenep, (Media Madura) – Sengketa informasi realisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahin 2015-2016 di 7 Desa di Kecamatan Dasuk disidangkan oleh Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep, Rabu (9/1/2019).

Pemohon sengketa informasi tersebut adalah Atnani, warga Kecamatan Manding dengan termohon 7 Desa di Kecamatan Dasuk, yaitu Desa Nyapar, Slopeng, Mantajun, Dasuk Timur, Jelbutan, Bringin, dan Desa Kerta Timur.

Tapi sayang, persidangan tersebut tak dihadiri kedua pihak, baik pemohon maupun termohon. Namun meski sama-sama tidak hadir, sidang tetap berlanjut hingga selesai. 

“Ketidakhadiran pemohon dan termohon  tanpa ada alasan yang jelas,” tutur Komisioner KI Sumenep, Moh. Yusuf, Rabu (9/1/2019).

Untuk selanjutnya, KI masih akan memberikan toleransi bagi penggugat atau tergugat untuk menjelaskan atau pembelaan atas materi gugatan. 

“Kami akan jadwalkan kembali persidangan nanti, dan tergugat maupun penggugat akan dipanggil ulang,” tambahnya.

Menurut Yusuf, sesuai aturan, apabila pemohon tidak hadir dalam dua kali persidangan, maka sidang akan gugur dan tidak dilanjutkan pada agenda persidangan selanjutnya.

“Tapi kalau tergugat yang tidak hadir, maka agenda persidangan tetap dilanjut hingga putusan. Jadi, sengketa ini berpotensi digugurkan, tapi juga berpotensi berlanjut, tergantung sidang selanjutnya,” tukasnya.

Reporter : Rossy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.