Ratusan PPS dilantik untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Sampang di Gedung BPU Jalan Trunojoyo, Selasa (18/9/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Tahapan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan bupati dan wakil bupati Sampang terus dilakukan. Salah satunya, KPU melantik ratusan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di gedung BPU Jalan Trunojoyo, Selasa (18/9/2018).

Ketua KPU Sampang, Syamsul Muarif, mengatakan ada 558 PPS dilantik sebagai panitia penyelenggara di tingkat desa untuk pelaksanaan PSU yang digelar pada 27 Oktober mendatang. Mereka akan melakukan tahapan khususnya dalam perbaikan daftar pemilih tetap (DPT).

“Iya kalau kemarin PPK sudah dilantik, sekarang giliran PPS, dalam waktu dua hari ke depan ini memulai kerjanya melakukan validasi data,” ucap Syamsul kepada wartawan, Selasa (18/9/2018).

Syamsul menjelaskan, validasi dan sinkronisasi DPT sendiri dilakukan pada 21 September hingga 4 Oktober 2018. Nantinya perbaikan DPT berdasarkan Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) milik Kementerian Dalam Negeri.

Selanjutnya, tanggal 7 sampai 8 Oktober digelar uji publik Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten. KPU akan menghadirkan seluruh tim pasangan calon Pilkada Sampang sampai masyarakat luas.

“Petugas validasi data di desa itu ada enam orang, masing-masing tiga orang dari PPK dan PPS, mohon dikawal juga oleh rekan media, sampaikan ke KPU atau melalui Panwas jika ada hal yang kurang,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, KPU menitip beratkan dalam pelantikan tersebut bagaimana PPS melaksanakan tahap validasi perbaikan DPT serta pada pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara bekerja secara maksimal. Sebab, hal itu menjadi catatan saat pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni lalu.

“Permasalahan itu banyak yang dipersoal, terlepas benar atau tidak menjadi koreksi bagi kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Divisi SDM dan Parmas KPU Sampang Miftahur Rozaq, berpesan seluruh penyelenggara khususnya PPS mengedepankan aspek netralitas dan profesionalitas sehingga betul-betul melakukan tugasnya secara bertanggungjawab. Mengingat, beberapa hal kekurangan yang menjadi perhatian dalam Pilkada sebelumnya tidak terulang kembali.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.