Suli Faris

Pamekasan, (Media Madura) – Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Preoritas Platfon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2019, Senin (13/8/2018).

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Suli Faris usai melakukan rapat paripurna dengan tim Banggar.

“Hari ini rapat paripurna terkait laporan hasil kerja Banggar dalam rangka membahas KUA- PPAS APBD 2019,” kata Suli, Senin (13/8).

“Alahmdulillah, meski tadi ada perdebatan sedikit, kita sudah menetapkan rancangan KUA-PPAS secara resmi yang insya Allah sebentar lagi akan kita tanda tangani,” terangnya menjelaskan.

Sempat terjadi perdebatan, menurut Suli, yaitu mengenai visi-isi dan program preoritas paslon bupati-wakil bupati terpilih.

“Jadi memang visi-misi Paslon terpilih tersebut, kalau berdasarkan pada aturan yang ansih memang harus dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang akan dibahas nantinya paling lambat 6 bulan setelah pelantikan paslon bupati terpilih,” imbuhnya.

Menurutnya, dalam masa tenggang tersebut sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat. Jika, pembahasan RPJMD itu di pertengahan tahun sementara pelantikan paslon bupati terpilih di akhir tahun. Maka, program dari paslon terpilih tidak masalah dimasukkan dalam KUA-PPAS APBD tahun 2019.

“Jika dalam waktu tenggang yang diberikan paslon terpilih atau tim transisi belum juga bisa menjelaskan secara rinci mengenai rencana kegiatan itu. Maka, kita cuma mencantumkannya di KUA-nya saja, tapi di PPAS-nya belum kita masukkan program-program beserta estimasi anggarannya,” pungkas Suli.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.