Berbaur saat deklarasi kemenangn didampingi simpatian dan ketua partai pendukung di Hotel Odaita, Rabu (27/6).

Pamekasan, (Media Madura) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Pasangan Calon (Paslon) Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) pada sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

Atas hal itu, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan dinyatakan menang dan di perintahkan melanjutkan tahapan-tahapan selanjutnya yang menetapkan pasangan Baddrut Tamam- Raja’e (Berbaur) unggul dari paslon Kholifah.

“Alhamdulilah KPU Pamekasan sebagai termohon dalam sengketa pilkada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan Tahun 2018 dinyatakan Menang oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia,” kata Komisioner KPU Pamekasan, Mohammad Subhan kepada mediamdura.com via whatsap, Kamis (9/8/2018).

Dengan begitu kata Subhan, Surat Keterangan (SK) KPU No 52 Sah demi Hukum dan dapat melanjutkan tahapan pilkada selanjutnya.

“Terima Kasih kepada semua pihak, khususnya PPDP PPS dan PPK se Pamekasan dan seluruh mitra kerja dan pihak terkait KPU Pamekasan,” tambahnya.

Sementara rilis tim kuasa hukum Berbaur Moh. Noval Ibrohim Salim mengatakan, alasan MK menolak gugatan paslon Kholifah karena permohonan pemohon telah melewati tenggang waktu dan pemohon Kholilurrahman yang mengajukan permohonan tidak bersama pasangannya yakni Fathor Rohman.

“Karena sengketa hasil Pilkada Kabupaten Pamekasan 2018 sudah selesai dan berakhir, maka KPU Pamekasan harus melanjutkan tahapan pilkada. Yakni menggelar rapat pleno untuk menetapkan Badruttamam dan Raja’e sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Buptati Pamekasan Terpilih Tahun 2018 dan melanjutkan proses administrasi untuk keperluan terbitnya SK Mendagri serta pelantikan Pasangan Berbaur,” tulisnya.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.