Tembakau rajangan (foto-RosyMM)

Sumenep, (Media Madura) – Harga tembakau rajangan di tingkat petani di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur beragam. Ada yang tembus Rp 50 ribu per kilogramnya di awal masa panen saat ini.

Informasi yang dihimpun mediamadura.com, di Kecamatan Guluk-Guluk petani menjual tembakau rajangan berkisar Rp 35-45 ribu per kilogram, di Kecamatan Pasongsongan berkisar Rp 45-50 ribu per kilogram, dan di Kecamatan Manding mencapai Rp 45-49 ribu per kilogram.

“Di sini tertinggi ataunkualitas terbaik kami menjual Rp 50 ribu per kilogram, dan terendah Rp 35 ribu per kilogram,” kata salah seorang petani tembakau asal Kecamatan Pasongsongan, Busairi, Selasa (7/8/2018).

Petani di beberapa daerah di Sumenep memang sudah banyak yang memanen tembakaunya, mayoritas petani merajang sendiri dan baru menjualnya saat sudah dikemas dengan tikar.

“Seperti biasa, pembeli yang datang ke sini, kami di sini tidak menjualnya ke gudang karena memang belum ada gudang yang buka,” ungkapnya.

Menurut Busairi, dengan kondisi cuaca yang baik musim ini memang kualitas tembakau rata-rata bagus, sehingga sangat wajar jika harga tembakau rajangan mahal bahkan lebih mahal dari musim lalu.

“Kalau cuaca terus baik, harga tembakau tidak akan anjlok. Semoga aja terus membaik. Karena musim tembakau ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat Madura, termasuk Sumenep,” harapnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.