Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Halili

Pamekasan, (Media Madura) – Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur Halili Yasin mengatakan data Badan Pusat Statistik (BPS) tentang kemiskinan belum valid karena masih banyak orang berpenghasilan cukup masuk dalam kategori penerima bantuan.

“Ini kan faktor Sumber Daya Manusia (SDA) yang melakukan di bawah. Bisa jadi mungkin mereka (BPS.red) dalam melakukan pendataan ini tidak fair atau kurang berkualitas,” terang Halili, Kamis (2/8/2018).

Dia pun telah mengusulkan kepada pemerintah setempat agar membuat bank data warga miskin. Tujuannya, bisa dijadikan acuan dalam merumuskan program pembangunan di Bumi Gerbang Salam.

“Minimal kita tuh punya data pembanding lah. Tapi, tentu kita harus membentuk tim dan tentu itu membutuhkan anggaran. Nahsekarang ketika kita membuat naggaran seperti itu dari sisi regulasi kira-kira boleh tidak? ini juga yang perlu kita lihat,” tambahnya.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti eksekutif untuk membahas permasalahan tersebut.

“Eksekutif ini kan juga punya dasar-dasar dalam hal ini,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.