Pamekasan, (Media Madura) – Pedagang musiman mulai ramai berjualan atribut kemerdekaan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menjelang peringatan hari Kemerdekaan RI yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus.

Para pedagang yang berdatangan ke kabupaten berslogan Gerbang Salam itu berasal dari Provinsi Jawa Barat, di antaranya Garut dan Kota Bandung.

Di Pamekasan, mereka memanfaatkan trotoar sekeliling Monumen Arek Lancor.

“Saya biasa jualan di Madura mungkin sekitar 8 kali, 4 kali di Sumenep dan 4 kali di sini (Pamekasan.red),” kata Patang (35) saat ditemui mediamadura.com di Monumen Arek Lancor sisi selatan, Selasa (24/7/2018).

Patang mengaku, dirinya datang ke Pulau Garam tidak sendirian melainkan bersama dua puluh orang yang sama-sama berjualan pernak-pernik kemerdekaan dan menyebar ke beberapa lokasi di Pamekasan.

“Rata-rata teman sama jualannya di sekitar (Monumen) Arek Lancor, karena mudah dijangkau oleh masyarakat dan banyak kendaraan berlalu lalang,” tambahnya.

Harga atribut yang dijual beragam dan tergantun ukuran. Bendera merah putih harganya mulai Rp 25 ribu hingga Rp 75 ribu, umbul-umbul harga mulai Rp 75 ribu hingga Rp 400 ribu, atribut merah putih membentang harga mulai Rp 125 ribu hingga Rp 500 ribu.

“Harga yang ditawarkan juga bervariasi tergantung bahan dan ukurannya,” tambah Patang.

Ia membandingkan, jualan tahun ini lebih sepi ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Dimungkinkan perkantoran menggunakan atribut kemerdekaan sisa tahun kemarin.

“Biasanya tanggal segini sudah mulai ramai tapi untuk tahun ini berkurang,” tutup Patang.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.