Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Bambang Panca Wahyudi

Sumenep, (Media Madura) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Bambang Panca Wahyudi Hariadi membuat statemen mengejutkan terkait penanganan tindak pidana kasus korupsi. 

Dia menyatakan, korupsi dengan nilai kerugian yang kecil tak perlu disidangkan, melainkan cukup mengembalikan saja sesuai dengan nilai kerugian negara. 

“Korupsi dengan nilai kerugian saat penyelidikan di bawah Rp 50 juta, cukup mengembalikan saja,” kata Bambang saat silaturrahmi ke Kantor PWI Sumenep, beberapa waktu lalu.

Menurut Bambang, hal itu sudah sesuai dengan surat edaran Jampidsus, bahwa ada kebijakan terkait dengan perkara korupsi dengan nilai kerugian kecil tak perlu disidangkan. 

“Setelah kerugian negara dikembalikan, maka calon tersangka tidak perlu disidangkan, tetapi cukup diserahkan ke inspektorat kalau dia PNS aktif,” sambungnya. 

Menurutnya, hal itu sangat rasional lantaran ada kekhawatiran tak seimbangnya nilai kerugian yang ditimbulkan dengan biaya penanganan perkara. Apalagi kasus korupsi tidak bisa disidangkan di Sumenep, melainkan harus di Tipikor Surabaya.

“Misalnya, kerugian negara dari satu kasus korupsi Rp 30 juta, lalu biaya operasional pengangan kasus habis Rp 100 juta. Nah, ini kan malah rugi lagi negara, makanya kemudian ada kebijakan khusus,” jelasnya. 

Ditanya apakah kebijakan tersebut justru melemahkan hukum itu sendiri, karena seolah membiarkan korupsi dilakukan, Bambang mengaskan sama sekali tidak. Sebab, hal itu sudah sesuai dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2016.

“Bagi kami, menangani perkara korupsi tetapi tidak ada uang negara yang bisa diselamatkan. Buat apa? Hanya untuk memenjarakan orang? Bukan itu target penanganan kasus korupsi. Tetap harus ada uang negara yang dikembalikan,” tandasnya.

Oleh sebab itu, ke depan pihaknya akan nersinergi dengan penegak hukum lainnya seperti kepolisian serta dengan Pemerintah Daerah terkait dengan kebijakan tersebut, agar setiap kasus korupsi dengan kerugian negara kecil saat penyelidikan, kerugian cukup dikembalikan, sementara calon tersangka diserahkan ke Inspektorat dan tidak perlu disidangkan.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.