Slamet Nurcahyo mencoba melewati hadangan pemain Perseru Serui di Liga 1 2017.

Media Madura – Perseru Serui mengaku siap meladeni tuan rumah Madura United dalam pertandingan pekan ke-16 Liga 1, di Stadion Gelora Ratu Pemelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (17/7/2018) besok.

Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede Dwi Santoso mengaku membawa 18 pemain guna menghadapi Laskar Sape Kerrab.

“Persiapan dari Perseru sudah cukup bagus dan sudah siap untuk bertanding besok. Pemain yang kami bawa 18 pemain,” kata Putu Gede di kantor baru Madura United Jalan Panglegur, Pamekasan, Senin (16/7/2018).

Namun, di tengah optimisme yang tinggi tersebut, Putu Gede mengungkapkan, bahwa sejumlah pemain Perseru tidak bisa diturunkan pada laga nanti. Para pemain yang tidak bisa diturunkan, menurut Putu Gede, sedang dibekap cedera.

“Banyak pemain yang bermasalah cedera, ada Arthur (Bonai), Indra Permana, itung-itung termasuk Boman (Aime), Djameel (Leeflang), (Nerius) Alom, Steven Imbiri. Ada sekitar 6-7 pemain,” ungkapnya.

Kehilangan sejumlah pemain memang sebuah ketidakberuntungan bagi Cenderawasih Jingga, julukan Perseru di tengah ambisinya ingin menjauh dari zona degradasi. Tapi, Putu Gede tidak cemas, ia akan memaksimalkan pemain yang ada saat bentrok tim asuhan Gomes de Oliviera.

“Intinya, kami akan berusaha maksimal untuk besok,” tegas Putu Gede.

Perseru diminta tampil maksimal dalam laga tersebut, imbuh Putu Gede, karena Madura United selalu tampil superior bila bermain di kandang, apalagi SGRP Pamekasan dikenal angker bagi para tim tamu.

Oleh karenanya, Perseru diharapkan bisa mencontoh perjuangan Persebaya Surabaya dan Bali United. Yang bisa membawa pulang satu poin dari Madura kala itu.

“Kami target realistis ya, saya juga ingin ikuti jejak seperti Persebaya dan Bali United,” ujarnya.

Di satu sisi, Putu Gede juga mengomentari kembalinya Gomes de Oliviera ke Pulau Garam. Dua laga terakhir, yakni menang melawan PSMS Medan dan menahan imbang PSIS Semarang, menurut Putu Gede, adalah bukti jika Madura United semakin kuat di bawah polesan Gomes.

“Perseru juga tahu diri ya, karena setelah kembalinya Gomes ada pengaruh tren positif juga. Mulai dari bermain lawan PSMS Medan dan imbang di Semarang,” ulasnya.

“Ini sebenarnya perubahan pergantian yang memang cukup bagus, karena tidak lagi mulai proses dari nol, karena pembentukan awal (Madura United) emang Gomes,” sambungnya.

“Untuk Perseru sendiri, akan memberikan penampilan yang berbeda karena melihat situasi superiornya Madura seperti sekarang ini. Tapi, yang penting besok itu pertandingan enak ditonton,” tutup Putu Gede.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.