Kadisdik Sumenep, A Shadik

Sumenep, (Media Madura) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur meminta masyarakat kurang mampu tidak perlu risau dengan mahalnya biaya dan kualitas pendidikan.

Pasalnya, Disdik secara khusus sudah menginstruksikan kepada seluruh pihak sekolah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat untuk tetap memberikan perhatian kepada semua siswa. Termasuk kepada siswa kurang mampu.

Kadisdik Sumenep, A Shadik mengatakan, siswa pengguna surat keterangan tidak mampu (SKTM) harus tetap mendapatkan perhatian khusus dan tidak akan ada diskriminasi terhadap siswa kurang mampu dari pihak sekolah. 

“Kami tidak ingin lagi mendengar nantinya ada anak tidak bisa mengenyam pendidikan, atau bersekolah ke sekolah favorit karena alasan tidak mampu, karena sekarang sudah ada SKTM,” ujarnya, Senin, (16/7/2018).

Menurut Shadik, sekolah telah menyediakan 5 % bagi siswa yang tidak mampu. Dengan kebijakan tersebut,  pihaknya berharap bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan maksimal.

Disamping itu, ia juga meminta agar SKTM tersebut benar-benar akurat dan tepat sasaran yang berada di zona yang telah ditentukan, sehingga sekolah favorit tidak hanya untuk kalangan menengah keatas saja.

“Jadi, tolong SKTM itu digunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan tujuannya untuk membantu anak warga yang kurang mampu,” tegasnya.

Seperti diketahui, bahwa pemerintah membuat kebijakan Penggunaan SKTM bertujuan agar semua warga bisa mengenyam pendidikan yang layak, SKTM dibuat oleh Kepala Desa yang yang bersangkutan sebagai bukti admonistratif siswa tersebut tergolong siswa kurang mampu. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.