Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna DPRD pengesahan Raperda pertanggung jawaban APBD 2017 dan hasil audit BPK RI, Senin (16/7/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kabupaten Sampang, Madura, merupakan satu dari dua Kabupaten/Kota setelah Lumajang yang masih menyandang predikat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), terkait laporan keuangannya.

Sedangkan, Kabupaten lain di Madura seperti Sumenep, Pamekasan, dan Bangkalan meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Lalu kapan Kota Bahari ini terlepas dari status WDP dan mendapatkan WTP?

“Insyaallah kita target bisa WTP tahun 2018, kita kemarin nyaris saja mendapatkan itu,” terang Penjabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto usai paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (16/7/2018).

Jonathan menyatakan, ada sejumlah persoalan perlu mendapat perhatian upaya kualitas tata kelola keuangan lebih baik. Seperti penyelesaian tentang kerugian negara (aset) agar dilakukan inventarisasi.

“Mohon maaf saya lupa lebih detailnya,” ujar Jonathan ketika ditanya kerugian tersebut.

Sementara itu, Ketua Pansus II Agus Husnul Yakin, mengatakan ada tiga rekomendasi yang diberikan kepada eksekutif berdasarkan pembahasan hasil LHP BPK RI terkait penggunaan ABPD 2017. Diantaranya, inventarisasi aset, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memahami persoalan-persoalan yang kerap terjadi di jajaran Kepala Bidang (kabid), serta kepada Inspektorat untuk melakukan koordinasi lintas sektoral OPD.

“Tiga rekomendasi itu sangat berpengaruh terhadap perolehan status WTP, dan yang sangat menentukan adalah komitmen mulai dari atasan hingga ke bawahannya, termasuk pembina kepegawaian hingga ke bagian staf, itu harus berkomitmen,” kata Agus.

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu menyampaikan, dari ketiga problematika yang ada, persoalan inventarisasi aset menjadi persoalan paling menonjol. Karena ada beberapa dokumen yang sebelumnya hilang namun kemudian baru ditemukan.

“Mudah-mudahan itu awal menuju perbaikan, karena ketemunya dokumen penting terkait aset itu akhir 2017 lalu,” tuturnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.