Heru saat menunjukkan obat dari dokter spesialis

Pamekasan, (Media Madura) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Heru Budi Prayitno yang juga bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD setempat membantah mengkomsusmsi narkoba.

Heru sapaan akrabnya, diduga positif menggunakan obat-obatan terlarang usai menjalani tes kesehatan untuk keperluan atau persyaratan anggota calon legislatif 2018, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR. H. Slamet Martodirjo Pamekasan.

Semakin santer Heru diduga positif narkoba setelah surat hasil tes kesehatan yang keluar pada 7 Juli 2018 itu bocor ke publik dan viral di media sosial.

“Itu tidak benar kalau saya dikatakan telah mengkomsumsi narkoba. Itu adalah fitnah, keji bagi saya, karena sekarang ini tahun politik,” terang Heru saat dikonfirmasi di kantornya, Senin (16/7/2018).

Terkait dengan pencalonannya, Heru juga membantah dirinya sekarang telah dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan.

“Saya itu mengalami sakit berat karena kelelahan pasca pilkada. Setelah kelelahan saya berobat ke dokter spesialis, dan saya dikasih resep obat penenang jenis Deazepam, sehingga banyak istirahat untuk memulihkan tenaga,” tambahnya.

Di antara persyaratan menjadi Caleg adalah sehat jasmani dan rohani. Untuk memastikannya, Bacaleg harus menjalani serangkaian tes kesehatan di RSUD setempat.

“Setelah tes ternyata hasilnya positif. Tapi, positifnya tidak menggunakan narkoba, ganja mariyuana dan ampetamin. Tapi positif obat penenang yang diberikan dokter,” tambahnya.

“Karena dokter takut ragu saya tunjukkan resep yang diberikan oleh dokter spesialis. Jangankan menggunakan Deasepam, minum Bodrex saja ketika diperiksa air kencing pasti positif. Tapi positif itu kan tidak harus menggunakan narkoba. Jadi saya membantah itu,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan Mohammad Hamzah mengatakan, bahwa setiap bacaleg yang positif menggunakan narkoba, otomatis tidak lolos dalam pencalonan.

“Nanti kalau ada Bacaleg yang positif narkoba secara otomatis dia tidak akan kami loloskan,” ucapnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.