Pasangan Khofifah-Emil

Sumenep, (Media Madura) – Proses rekapitulasi Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat belum final.

Meski begitu, hingga Jum’at (29/6/2018) sore, data yang masuk ke KPU sudah 76.33%. Data tersebut merupakan hasil entri data C1 dari 1832 dari 2400 tempat pemungutan suara (TPS). Data tersebut bisa dilihat melalui : https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/hasil/cepat/t1/jawa_timur/sumenep.

Dari data tersebut, pasangan nomor urut 1 Kbofifah Indar Parawansa – Emil Elistianto Dardak mendapat suara tertingi dengan 198.150 suara (51.42%), sementara pasangan nomor 2 Syaifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno memperoleh total suara 187.234 suara (48.58%).

“Untuk entri dan scening itu berdasarkan C1 dari semua TPS,” kata Komisioner KPU Sumenep, Malik Mustofa, Jum’at (29/6/2018).

Sampai saat ini, kata Malik, masih terdapat lima kecamatan yang belum selesai proses entri data C1. Diantaranya Kecamatan/Pulau Masalembu, Sapeken, Raas, dan dua kecamatan di Pulau Kangean.

Menurut Malik, proses entri data C1 tersebut mestinya selesai dalam 2×24 jam usai pelaksanaan pemilihan. Namun, karena beberapa kendala, seperti geografis di Sumenep tidak bisa diselesaikan.

“Proses entri data sebenarnya mudah, jika dalam kondisi normal 1×24 jam di Sumenep selesai. Karena kadang terkendala server error dan letak giografis, maka di Sumenep proses entri tidak lancar,” tegasnya.

Masyarakat Jawa Timur, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep telah menyelesaikan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 28 Juni 2018 kemarin. Dari quick count beberapa lembaga survei, pasangan Khafifah Indar Parawansah-Emil Dardak dinyatakan menang. 

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.