Pamekasan, (Media Madura) – Industri tembakau di Kabupaten Pamekasan sangat potensial. Tanaman daun emas itu tidak hanya meningkatkan perekonomian petani. Tetapi, juga membantu pembangunan di Kota Gerbang Salam.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Bambang Edy Suprapto menyatakan, sumbangan tembakau terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pamekasan mencapai 7,6 persen. Jika dinominalkan, nilainya Rp 500 miliar.

”Kami mendorong penuh perkembangan tembakau,” terang Bambang Jumat (8/6/2018).

Bambang menerangkan, petani siap menatap musim tanam. Lahan seluas 30.794 hektare siap ditanami tumbuhan dengan nama ilmiah nicotiana tabacum itu. Rata-rata produksi 6–7 kwintal per hektare.

Bambang berharap, kualitas tembakau tahun ini lebih baik. Dengan demikian, harga di pasaran lebih baik.

”Jika harga bagus, petani akan meraup untung besar,” tukas dia.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno menuturkan, industri tembakau memang menjanjikan. Secara ekonomi, tembakau sangat borpotensi meningkatkan kesejahteraan petani dan membantu pembangunan daerah.

”Pemerintah harus berpihak kepada petani,” katanya.

Harun berjanji, dewan juga akan mengawasi industri tembakau dengan ketat. ”Semoga petani mendapat untung besar tahun ini,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.