Sampang, (Media Madura) – Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana, menyatakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2018 memberikan kesempatan bagi anak dibawah usia 7 tahun untuk mendaftar masuk ke sekolah dasar (SD).

Hal ini sesuai dikeluarkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru TK, SD, SMP, dan SMA/SMK Sederajat. Meski begitu, ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.

“Syaratnya anak tersebut memilki kecerdasan dan prestasi yang dibuktikan dengan serifikat atau piagam dan surat rekomendasi dari lembaga PAUD,” ujar Amin, Senin (28/5/2018).

PPDB 2018 tingkat SD di mulai bulan Juni. Jika tahun sebelumnya calon peserta didik SD minimal harus berusia 7 tahun. Namun, tahun ini usia minimal anak masuk SD adalah 6 tahun. Bahkan, anak usia 5,5 tahun per 1 Juni 2018 juga bisa mengikuti PPDB.

Meski begitu, tidak bisa serta merta anak usia 5,5 tahun dengan bakat khusus dapat langsung diterima di SD. PPDB tetap harus dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria dan skala prioritas penerimaan siswa baru.

Amin menyatakan, anak berusia 5,5 tahun bisa diterima jika kapasitas sekolah memadai. Dan, prioritas calon peserta didik yang berusia 7 tahun sudah terpenuhi.

”Bisa diterima jika daya tampung sekolah memadai, dan semua anak berusia 7 tahun yang berada di wilayah sekolah sudah diakomodasi,” katanya.

Amin meminta Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pendidikan mensosialisasikan Permendikbud 14/2018. Dalam penerimaan tahun ajaran 2018-2019 itu tidak dipungut biaya pendaftaran karena ditanggung pemerintah.

“Sekolah dilarang keras melakukan pungli dalam bentuk apapun ke calon siswa, PPDB gratis,” tegas politikus PPP.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.