Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Taufiqurrahman.

Pamekasan (Media Madura) – Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018 untuk sejumlah desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga saat ini belum semuanya cair. Hal itu membuat terhambatnya pelaksanaan program di desa.

Dari total 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Bumi Gerbang Salam hanya 161 desa yang telah menerima dana desa tersebut. Artinya ada 17 desa yang belum menerima meskipun dana untuk pemberdayaan masyarakat itu telah ada di kas daerah (Kasda).

“Dari 161 desa yang telah menerima itu adalah Kecamatan Pamekasan sebanyak 8 desa dari 9 desa, Kecamatan Pademawu masih 6 desa dari 20 desa, kemudian Kecamatan Proppo sebanyak 25 desa dari 27 desa,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan Taufiqurrahman. Kamis (28/5/2018) siang.

Dikatakan, dana desa tersebut tidak bisa cair selama pemerintah desa belum mengajukan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sebagai leading sektor. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemerintah desa proaktif agar dana tersebut bisa terserap secara maksimal.

“Kalau pemerintah desa ini masih belum mengajukan pada DPMD sebagai leading sektor iya, DD tersebut belum bisa kami cairkan,” tegasnya.

Taufik menambahkan, untuk teknis pengajuan pencairan Dana Desa. Pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci dan detail. Karna secara teknis hal itu berada di bawah naugan dinas pemberdayaan masyarakat dan desa.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.