Humas PP Sitqon Gersempal Kecamatan Omben Kabupaten Sampang KH Sahibudin (tengah) dalam konferensi pers terkait penetapan awal Ramadhan 1439 Hijriyah di Ponpes Darul Ulum Omben, Minggu (6/5/2018) malam. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pengurus Pusat (PP) Silaturahim Ikhwan Akhawat dan Simpatisan Thariqat An-Naqsyabandiyah (Sitqon) Gersempal Kecamatan Omben Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengimbau kepada seluruh ihwan akhwat dan simpatisan untuk mengawali dan mengakhiri bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah berdasarkan rukyatul hilal dengan berpedoman pada ikhbar Nahdlatul Ulama (NU) dan ketetapan pemerintah.

“Seluruh umat islam khususnya jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Gersempal untuk menentukan 1 Ramadhan 1439 hijriyah harus berpedoman terhadap fiqih sesuai dengan hasil keputusan pemerintah dan NU,” ujar Humas PP Sitqon Gersempal KH. Sahibudin ditemui acara Majelis Dzikir dan Haul Akbar di Ponpes Darul Ulum Omben, Minggu (6/5/2018) malam.

Sahibudin mengatakan, pihaknya menetapkan awal 1 Ramadhan 1439 hijriyah hasil perhitungannya jatuh pada hari Selasa 15 Mei 2018 mendatang. Karena hilal atau bulan sabit tidak tampak karena ijtima’ terjadi pada pukul 18.00 WIB.

“Ijtima’ akhir syakban hari Selasa, tinggi hilal haqiqi pada saat mata hari terbenan adalah 0.07.41 di atas ufuk,” ungkapnya.

Kemudian, ijtima’ akhir Ramadhan umur bulan syakban disempurnakan 30 hari maka jatuh pada hari Kamis 14 Juni 2018 pukul 02.46 WIB. Tinggi hilal pada saat mata hari terbenam 07.45′.

“Bulan dapat dirukyat bil fi’li, maka awal bulan syawal jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018,” terangnya.

Dalam acara Majelis Dzijir dan Haul Akbar Masyayikh Thoriqoh Naqsyabandiyah Gersempal dihadiri langsung Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto, Kapolres AKBP Budhi Wardiman, Waka Polres Kompol Suhartono, perwakilan Dandim 0828 Sampang Kapten Inf Moh Nisen,dan ribuan jamaah dari luar maupun daerah Sampang.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan