Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto memberikan arahan kepada ratusan bidan PTT yang diangkat menjadi PNS di Pendopo Jalan Wijaya Kusuma, Kamis (3/5/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan pengangkatan pegawai tidak tetap (PTT) tenaga medis sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

“Ada 112 dari total 117 Bidan PTT di Dinas Kesehatan diangkat menjadi PNS,” kata Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Suyono usai pengangkatan PNS di Pendopo, Kamis (3/5/2018).

Dijelaskannya, ratusan tenaga Bidan PTT yang di angkat menjadi PNS itu setelah dinyatakan lulus menjadi PNS. Mereka sebelumnya sudah mengikuti tes CPNS di Provinsi Jawa Timur tahun 2016 lalu.

“Sehingga tertanggal 1 April 2018 kemarin, 112 Bidan PTT tersebut resmi diangkat menjadi PNS,” jelasnya.

Kata Suyono, keputusan soal pengangkatan PTT medis diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 tahun 2014 tentang PNS, yang menyebutkan ketentuan untuk pengangkatan CPNS menjadi PNS maksimal hanya berusia 35 tahun.

”Tidak semua Bidan PTT bisa diangkat menjadi PNS daerah, karena sisanya 5 orang tak memenuhi syarat faktor usia dan satu meninggal dunia,” terangnya.

Dirinya menuturkan, mayoritas tenaga medis PTT yang di angkat menjadi PNS tersebut sudah mengabdi selama kurun waktu 10 sampai 15 tahun. Sebab, beberapa tahun terakhir tidak ada program penerimaaan PNS baru alias moratorium.

Suyono berharap, dalam pengangkatan tenaga Bidan PTT ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja para Bidan PTT dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama menjalankan program kerja pemerintah.

“Khususnya ibu bersalinan agar nanti kasus kematian ibu dan anak tidak terjadi di Sampang, secara otomatis kualitas pelayanan kesehatan lebih maksimal,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.