Bangkalan, (Media Madura) – Abdul Hayat, 47 tahun, hendak beli mobil pikap L300. Mau beli cash. Tak mau kredit.

Karena bingung, mungkin juga malas ke dealer. warga Desa Bandasoleh, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan itu lantas minta bantuan temannya Hadiri, warga Sepuluh untuk beli pikap.

Hadiri menyanggupi. Ia hubungi Haris Saudi, sales Mitshubishi. Entah bagaimana keduanya berkenalan. Pada 27 Juli 2017 lalu. Hadiri menyerahkan uang ke pemuda 29 tahun itu. Jumlahnya Rp 140 juta.

Melihat tumpukan duit, Iman Haris kendor. Muncul pikiran jahat, ngibuli pelanggan. Dia ingin kuasai duit itu.

Maka, dia bekerjasama dengan pihak Survei Mandiri Utama. Dia beli pikap dengan cara kredit. Setelah kredit beres, pikap diserahkan ke Hadiri.

Awalnya semua berjalan mulus. Kedok Haris belum terbongkar. Lima bulan kemudian, Abdul Hayat kaget. Pikapnya ditarik leasing. Nunggak cicilan.

Merasa ditipu. Hadiri lapor polisi pada 26 Maret lalu. Polisi bergerak mencari Haris. Tak ketemu. dia menghilang. Jejaknya baru terendus Sebulan kemudian. Tepatnya 29 April kemarin. Haris ditangkap di Kampung Panduan, Kecamatan Burneh.

Kini Haris mendekam dalam penjara. Dia terancam 4 tahun. Polisi menjeratnya dengan pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Reporter : Mukmin Faisal
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.