Calon Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dalam debat kandidat perdana yang digelar KPU Pamekasan. Foto : Zubaidi / MM

Pamekasan, (Media Madura)- Tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Pamekasan, menjadi salah satu topik hangat yang diperbincangkan dalam debat perdana Cabub-Cawabub Pamekasan, selasa (24/04/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, pasangan Badrut Tamam dan Raja’I (Berbaur), menawarkan konsep 10 ribu pengusaha baru. konsep ini, diharapkan mampu mengentaskan angka kemiskinan dan pengangguran di Pamekasan.

Badrut Tamam dalam paparannya menyampaikan, Kabupaten Pamekasan saat ini menepati peringkat ke 18 dari 38 Kabupaten/Kota se- Jawa timur. Melalui program 10 ribu pengusaha baru tersebut, ia berharap, angka kemiskinan dan pengangguran di Pamekasan berkurang.

“Program 10 ribu pengusaha baru tersebut, diharapkan menjadi pola manajemen pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Pamekasan. Target kita, jika berbaur diberikan amanah oleh rakyat Pamekasan, program ini akan kami jalankan, dan yang semula berada di peringkat 18 akan berada di peringkat 10 dari 38 Kabupaten/Kota se- Jawa timur,” Tegas Alumnus Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Mantan ketua PKC PMII Jawa Timur ini juga memaparkan, model pemerintahan Berbaur dalam pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Pamekasan, yakni akan menerapkan program yang berpihak pada rakyat miskin.

Program 10 ribu pengusaha baru berbasis desa tersebut, kata Badrut Tamam, diharapkan menjadi solusi atau jawaban atas tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Pamekasan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan mencatat, penduduk Kabupaten Pamekasan, yang bekerja hanya 425.333 orang. Padahal, total jumlah penduduk kabupaten ini mencapai 854.194 jiwa. Dari data tersebut sangat jelas, angka pengangguran di Kabupaten Pamekasan masih sangat tinggi.

Reporter : Fwd
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.