Pamekasan, (Media Madura) – Pasangan calon bupati-caoon wakil Bupati Pamekasan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah), memiliki dua konsep untuk mengatasi tingginya kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Pamekasan. Diantaranya, mengefektifkan Balai Latihan Kerja (BLK), yakni lembaga kursus dan keterampilan yang dimiliki pemerintah dan swasta.

“Efektifkan Balai Latihan Kerja (BLK), lembaga kursus dan keterampilan, baik milik pemerintah ataupun Swasta. Sehingga, dengan demikian semuanya bisa berjalan dengan baik,” terang Kholilurrahman, dalam pemaparan debat perdana Cabub-Cawabub Pamekasan, Selasa, (24/04/2018) malam.

Pria yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda, Panempan ini menambahkan, cara lain untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten pamekasan, yakni memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tepat sasaran.

“Kita tekankan kepada perbankan, agar supaya KUR tepat sasaran. Sehingga, dengan demikian usaha rakyat tersebut, bisa bangkit dan bersemangat, dengan KUR yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan mencatat, penduduk Kabupaten Pamekasan, yang bekerja hanya 425.333 orang. Padahal, total jumlah penduduk kabupaten ini mencapai 854.194 jiwa. Dari data tersebut sangat jelas, angka pengangguran di Kabupaten Pamekasan masih sangat tinggi.

Reporter : Fwd
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.