Kepala Disdik Sumenep, A. Shadik

Sumenep, (Media Madura) – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tak terlaksana tepat waktu.

Bahkan pelaksaan UNBK harus molor hingga satu jam lantaran server pusat mengalami maintenance atau sedang pemeliharaan.

Di SMP 1 Kalianget misalnya, hingga pukul 8.45 ujian belum juga dimulai. Penyebabnya, server belum online sehingga siswa tidak bisa mengerjakan soal, siswa hanya menunggu di depan komputer yang ada.

Hal itu diketahui saat sidak Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma, Kepala Disdik A. Shadik, Kabid Pembinaan SMP Moh. Iksan, Asisten Carto, Kepala Diskominfo Koesman Hadi, dan Kabag Humas Abd. Kadir.

Kepala Disdik Sumenep, A. Shadik menjelaksan, memang seharusnya UNBK dimulai tepat pukul 08.00 WIB, namun harus molor karena server pusat maintaince. 

“Hasil pemberitahuan dari pusat, server maintenance, jadi belum bisa online, ” kata Shadik di sela-sela sidak, Senin (23/4).

Diklaim, pelaksanaan tidak tepat waktu tidak hanya terjadi di Kabupaten Sumenep, “Ini tidak hanya terjadi di Sumenep, melainkan seluruh Nusantara. Jadi, kami masih menunggu. Jadi, masalahnya bukan di kita, ” ungkapnya.

UNBK tingkap SMP sederajat di Kabupaten Sumenep dilaksakan di 149 lembaga, sementara sisanya 24 lembaga masih menggunakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) yang semuanya berada di Kepulauan. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.