Cristian Gonzales akan mengenakan nomor punggun 20 selama membela Madura United

Media Madura – Penyerang Cristian Gonzales diminta gentle menemui Manajer Madura United, Haruna Soemitro. Pasalnya, penyerang naturalisasi itu masih tercatat sebagai pemain Laskar Sape Kerrab, meski sudah memilih bergabung dengan klub Liga 2, PSS Sleman.

“Hanya satu yang kita tunggu sekarang adalah gentleman daripada seorang Gonzales untuk datang kepada saya. Karena ketika dia datang (ke Madura United) dengan baik-baik, dia juga harus pergi dengan baik-baik,” kata Haruna Soemitro.

Diakui, sampai sekarang, belum ada tanda-tanda Gonzales akan menemui dirinya. Padahal, pemain dengan sebutan El Loco itu masih terikat kontrak dengan klub asal Pulau Garam.

“Ini kalau saya bilang pelanggaran yang serius terhadap kontrak,” tegas mantan Manajer Persebaya Surabaya tersebut.

Haruna mengungkapkan, pihaknya dengan manajemen PSS Sleman memiliki hubungan yang baik sampai saat ini. Terkait ketertarikannya terhadap Gonzales sudah dari dulu dibicarakan, namun belum final.

“Kami hanya sebatas komunikasi tentang bagaimana kalau di sesi berikutnya mereka memakai jasa Gonzales, kami nggak ada masalah asalkan ada kecocokan, tapi sebagai klub profesional harus ada itung-itungannya yang kita tentukan. Belum sampai kesepakatan ke situ, tiba-tiba Gonzales sudah berada di Sleman,” sesalnya.

Sampai sekarang, Haruna belum bisa memberikan kepastian terkait Gonzales apakah sudah resmi keluar dari Madura United atau tidak. Kepastian itu akan ia sampaikan tergantung inisiatif dari Gonzales sendiri kapan akan menemui dirinya.

“Pada akhirnya kita akan memutuskan secara cepat, sampai hari ini kita belum mengambil keputusan yang tegas tentang itu, tetapi terhadap sikap ketidakprofesionalan Gonzales ini tentu sesuatu yang sangat serius,” ujarnya.

Jadi, sampai detik ini status Gonzales masih pemain Madura United?. “Iya dong,” jawab Haruna menegaskan status sang pemain di timnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahamdi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.