Sumenep, (Media Madura) – Kasus pembunuhan kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (11/4/2018) pukul 23.30 WIB.

Korban atas nama Punahwi (42) warga Dusun, Barumbung, Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang. Ia mengalami luka bacok di kepala kiri, dagu kiri, leher kiri, pinggang kiri lutut dan betis kiri.

“Korban meninggal dengan kondisi penuh luka bacok disekujur tubuh,” kata Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit, Kamis (12/4/2018) pagi.

Menurutnya, kronologis kejadian berawal ketika korban sedang tidur di langgarnya. Kondisi langgar terbuka tidak ada penutupnya yang letaknya berada di depan rumah korban.

Sementara istrinya yang bernama Sahwiyani sedang tidur di ranggun/gubuk yang posisinya berdempetan, tepatnya di samping utara langgar. 

“Istrinya masih dalam kondisi sakit setelah operasi cesar dua hari yang lalu,” ungkapnya.

Ketika itu, Sahwiyani mendengar suara suaminya merintih kesakitan. Kemudian ia terbangun dan melihat sosok orang  yang tidak diketahui identitasnya karena gelap.

“Ciri-ciri orang itu memakai baju batik warna hijau daun. Ia melarikan diri usai membunuh korban,” terangnya.

Setelah itu istri korban bangun dan mendekati suaminya itu. Setelah melihat suaminya dalam keadaan luka berdarah disekujur tubuhnya dan meninggal dunia.

Mengetahui suaminya dalam keadaan berdarah dan meninggal dunia, ia menjerit minta tolong. Setelah itu menelpon anaknya yg bernama Rusahwan. Tidak lama kemudian banyak para tetangga pada berdatangan.

“Polisi sudah meminta keterangan tiga orang saksi, melakuka olah TKP dan juga melakukan lidik. Saat ini pelakunya kita kejar,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan