Ilustrasi (foto: reuters)

Sumenep, (Media Madura) – Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meminta Dinas Pendidikan (Disdik) untuk melakukan pendataan secara objektif dan akurat untuk guru penerima bantuan transport dan honorarium di tahun 2018 ini. 

Sehingga, bantuan dari uang negara tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan usulan yang disampaikan oleh sekolah.

“Kami minta Disdik melakukan pendataan ulang secara massif kepada penerima bantuan transport dan honorarium,” ujar Wakil Ketua Komisi IV, Abrari, Senin (19/3/2018).

Abe, sapaan akrab Abrari, menginginkan bantuan transport agar diberikan kepada yang berhak dan sesuai dengan standar yang dimiliki dalam penyaluran tersebut.

“Jadi tidak sembarangan menentukan penerima bantuan untuk guru tersebut. melainkan harus dilakukan kroscek terlebih dahulu, termasuk usulan sekolah juga harus menjadi perhatian,” pintanya. 

Ketua fraksi PDIP ini juga bilang, pihaknya tidak menginginkan, bantuan di tahun 2017 lalu yang menyisakan masalah terjadi di tahun 2018, seperti dobel atau penerima menumpuk di salah satu lembaga.

“Hal seperti ini tentu saja harus diperhatikan, biar tidak terkesan ada monopoli bantuan kepada satu lembaga. Kalau bantuan kepada guru itu pasti akan langsung diketahui oleh publik. Karena hiruk pikuk di lapangan itu santer terdengar,” ungkapnya. 

Oleh sebab itu, lanjut Abe, dalam proses penentuan penerima hendaknya lebih berhati-hati lagi dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menurutnya, semua guru memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan bantuan pemerintah itu. 

“Pihak terkait harus melakukan pendataan secara menyeluruh, massif, akurat dan objektif. Kami akan lihat dan pantau masalah ini, hingga ke bawah,” tegasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kadisdik Sumenep, A Shadik mengaku sudah melakukan penyaluran sesuai dengan aturan yang berlaku. Kendati demikian, kritik tersebut tetap akan menjadi perhatian pihaknya untuk bisa lebih baik lagi di tahun 2018.

“Kami sudah melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Semua kegiatan yang kami lakukan, termasuk bantuan transport dan honorarium sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya singkat. 

Reporter : Rosy

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.