Cawabup Pamekasan dari pasangan Kholifah, Fathorrahman kenakan baju warna coklat kotak-kotak

Pamekasan, (Media Madura) – Calon wakil bupati (Cawabup) dari pasangan KH Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) panen padi bersama petani di Desa Potoan Daya. hal itu rupanya sudah biasa ia lakukan.

Budaya gotong royong saat ini mulai hilang di masyarakat,kata Fathor, maka untuk mengembalikan semangat tersebut sangatlah mahal ongkosnya.

“Gotong royong jangan sampai hilang di masyarakat. Makanya, sesibuk apapun saya masih menyempatkan waktu untuk bersama masyarakat untuk gotong royong,” katanya, Jumat (15/3/2018) oagi.

Mantan Kepala Desa Poto’an Daja, Palengaan itu menambahkan, kebiasaan membantu petani sudah biasa dilakukan. Bahkan jika niatnya terwujud sebagai wakil bupati Pamekasan, salah satu tujuan yang ingin diperjuangkan adalah kesejahteraan petani. Dirinya tahu bagaimana persoalan petani dengan segala masalah yang dihadapinya.

“Karena saya keturunan petani, saya ingin petani di Pamekasan bisa sejahtera dan ekonominya meningkat,” tambah Fathor.

Salah satu cara yang akan dilakukannya, urai mantan anggota DPRD Pamekasan itu, yakni meningkatkan wawasan petani tentang bertani yang baik dan itu harus disampaikan melalui kelompok-kelompok tani. Selain itu, petani perlu untuk dipermudah mendapatkan pupuk bersubsidi. Yang tak kalah penting yakni, modernisasi pertanian melalui tekhnologi pertanian.

“Saya sudah sepakat dengan Cabup Kiai Kholilurrahman untuk memodernisasi pertanian di Pamekasan. Tekhnologi pertanian harus dikenalkan dan diberikan kepada petani. Sehingga hasil pertanian mereka bisa bagus,” urai Fathor.

Kegiatan itu dilakukan, di tengah kesibukannya untuk kampanye ke beberapa kecamatan dan desa, calon wakil bupati Pamekasan, Fathor Rohman, masih menysihkan waktunya untuk bergotong royong bersama warganya di Desa Poto’an Daja, Kecamatan Palengaan.

Ditengah sawah, Fathor tidak merasa canggung ketika turun memegang sabit, untuk menyabit batang padi yang siap untuk dipanen. Bahkan pakaian yang digunakannyapun, tidak tampak seperti politisi yang ingin menebar pesona kepada masyarakat demi meraih simpati.

Reporter: Rifqi
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.