Kantor DPRD Kabupaten Sumenep (doc/MM)

Sumenep, (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berjanji akan menyelesaikan pembahasan 16 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun ini.

16 Raperda tersebut merupakan Raperda yang berasal dari usulan ekskutif dan isiniatif legislatif sendiri, serta sebagian sisa dari Raperda pada tahun 2017 lalu. 

“Ya, kami menargetkan 16 Raperda ini tuntas hingga akhir tahun 2018,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumenep, Faisal Mukhlis pada sejumlah wartawan, Jumat (16/3/2018).

Dia menuturkan, saat ini Komisi-komisi sudah mulai melakukan pembahasan terhadap sebagian Raperda tersebut fan sebagian hampir rampung. 

“Untuk itu, kami optimis target 16 Raperda dapat kami tuntaskan tahun ini, karena tahun saja kita selesaikan 14 Raperda yang saat ini sudah ada dibangku Gubernur,” ungkapnya. 

Raperda yang akan dibahas di DPRD Sumenep itu meliputi, Raperda Perubahan atas Perda nomor 3 tahun 2011 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Bantuan Hukum untuk masyarakat miskin, dan Raperda Penataan Dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Kemudian Raperda Pemberian Intensif Dan Pemberian Kemudahan Penananam Modal Di Kabupaten Sumenep, Pengelolaan Barang Milik Daerah, Penyediaan Dan Penyerahan Prasarana, Sarana Dan Utilitas Pada Kawasan Perumahan, serta Raperda Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Selain itu, juga akan dibahas Raperda Penyelenggaraan Kearsipan, Pelestarian Seni Dan Budaya, Penyelenggaraan Pelayanan Ketenagakerjaan, Rencanan Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perkotaan Bluto, Saronggi Dan Pragaan Tahun 2018-2038, Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah Pengelola Dana Partisipasi Migas, Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2017, PAK APBD Tahun 2018 dan Raperda APBD Tahun 2019.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.