Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Puluhan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak mempunyai badan hukum. Berdasarkan pada data di Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) setempat.

Akibat banyaknya kelompok budi daya ikan di daerah berslogan Gerbang Salam yang belum berbadan hukum itu, berakibat tidak bisa mendapat bantuan dari pemerintah sesuai aturan.

“Ada puluhan yang tidak terdaftar, akibatnya tidak bisa dapat bantuan,” kata Kabid Pemberdayaan Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan dan Kelautan Pamekasan, Luthfie Asyari, Jumat (16/3/2018).

Di Pamekasan, terdata ada 373 pembudidaya, dari sebanyak itu tidak semuanya tergabung dalam kelompok. Tetapi secara keseluruhan di Pamekasan ada 39 kelompok, namun hanya 23 kelompok yang memiliki badan hukum.

“Untuk bisa dapat bantuan minimal tiga tahun sudah dapat SK badan hukum, kemudian bisa menerima bantuan,” tambah Lutfie Asyari.

Pihaknya meminta kepada kelompok budi daya yang belum berbadan hukum tersebut untuk segera mengurusnya, karena pada tahun 2018 pemerintah menargetkan 2.000 ton ikan dari para pembudidaya, sehingga mereka bisa mendapat bantuan dari pemerintah.

“Selama ini pembudidaya ikan tidak ada masalah dengan pemasarannya, mereka punya pangsa pasar sendiri ketika panen. Pembudidaya memiliki cara tersendiri untuk memasarkan hasil produksinya,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.