Pasangan Mahar

Pamekasan, (Media Madura) – Mantan kontestan Pilkada Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ismail Marzuqi-Hariyanto Waluyo (Mahar) belum menentukan sikap kemana dukungan massanya akan dialihkan.

Hanya saja, Hariyanto Waluyo menilai persaingan kedua pasangan calon (paslon), baik Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) maupun Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) semakin menarik menjelang pemilihan.

Bahkan, belakangan ini masing-masing paslon secara bergantian maupun bersamaan mulai mencari simpati warga Pantai Utara (Pantura). Agar pada pemilihan nanti dapat merebut kursi bupati-wakil pupati Pamekasan periode 2018-2023.

Diakui, kediamannya juga sering disinggahi paslon Kholifah dan Berbaur. Tujuannya, meminta kerja sama dengan menyodorkan kontrak politik. Meski begitu, secara tegas dirinya belum menentukan sikap dukungan politiknya.

“Meski tidak menentukan sikap, namun kedua paslon tersebut cukup serius dalam menyodorkan kontrak politiknya. Penawaran kontrak politik tersebut masih belum direspons serius oleh saya,” terang Hariyanto Waluyo, Kamis (15/3/2018).

Belum diresponnya penawaran tersebut karena dirinya masih mau mempertimbangkan dahulu motivasi kedua paslon.

Menurutnya, secara hitungan potensial dan finansial, kedua paslon kurang berkomitmen. Buktinya, kontrak politik yang diajukan dirinya kepada kedua paslon justru ditolak.

Atas dasar tersebut mengapa dirinya untuk saat ini masih berpikir dua kali untuk menjalik kontrak politik dengan salah satu paslon.

“Kami masih berpikir dua kali untuk menjalin kontrak dengan mereka. Sebab kedua paslon ini juga tidak jelas setelah saya sampaikan kontrak politik dari kami,” ucapnya.

Namun, pihaknya memastikan akan segera menentukan arah dukungannya kepada salah satu paslon dalam waktu dekat.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan memberikan dukungan terhadap salah satu calon tersebut,” pungkasnya.

Perlu diketahui pasangan Mahar sebelumnya maju sebagai calon bupati – wakil bupati Pamekasan 2018 melalui jalur independen, namun tidak diloloskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan karena kuota pengumpulan e-KTP sebanyak 51,55 ribu tidak terpenuhi.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.