Sumenep, (Media Madura) – Kalangan warganet di Kabupaten Sumenep,  Madura, Jawa Timur dibuat heboh oleh postingan akun ‘Wecaresumenep’ di media sosial Instagram baru-baru ini. 

Sebetulnya bukan soal peristiwa besar yang jadi perhatian pemilik akun tersebut, melainkan hanya masalah plakat atau penunjuk arah ke sejumlah tempat wisata di Kota Sumenep itu. 

Akun tersebut begitu teliti mengungkap sebuah kekeliruan dari cara pemasangan penunjuk arah yang terpampang dibenerapa sudut kota. Bahkan disebutnya hal itu masalah kecil tapi berpotensi jadi bahan tertawaan. 

Dalam statusnya, pemilik akun menampilkan sebanyak lima gambar lengkap dengan captionnya, berikut isinya :

“Sebagai masyarakat Sumenep yang baik, maka admin perlu menyampaikan hal ini. 😄

Masalah kecil sih sebenarnya. Tapi… bisa jadi bahan tertawaan apabila dilihat.. apalagi kalau dilihat sama wisatawan luar Sumenep.. Geser ke kiri yaa gambar diatas.. 

Gambar 1 : rambu penunjuk arah wisata dgn warna dasar hijau.

Gambar 2 & 3 : Peraturan menteri perhubungan ttg rambu lalu lintas. (Baca pada ayat 5nya yaa)

Gambar 4 : rambu petunjuk wisata di daerah² lain dgn warna dasar cokelat (gambar 4 adalah petunjuk wisata di Kab. Malang)

Gambar 5 : idem dgn gambar 1, hanya beda lokasi. .

.

Tapi barangkali ada maksud lain dari si pembuatnya.. sehingga mohon maaf apabila admin yang salah 🙏🙏”

Tak butuh lama, postingan ini mendapat berbagai macam tanggapan dari warganet lainnya, ada yang memuji ketelitian si admin, ada juga yang minta penunjuk arah diperbaiki dan disesuaikan dengan peraturan yang ada.

Namun ada pula yang menganggap admin terlalu mencari-cari kesalahan. Padahal, jika diperhatikan dengan teliti pernyataan si pemilik akun tidak ada yang salah, malah sangat baik mengingatkan kesalahan pihak terkait. 

Sebab, bukan tidak mungkin kesalahan kecil seperti diatas malah mempermalukan Sumenep ke orang luar yang datang ke Sumenep. Ada-ada saja ya !.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.