Pantai Jumiang

Pamekasan, (Media Madura) – Pembangunan fisik sektor pariwisata di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tahun 2017 keteteran.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin. Dijelaskan, instansinya tidak bisa 100 persen menyerap DAK yang pengerjaannya sangat ketat.

“Kita akui pembangunan fisik 2017 agak keteter. Sementara DAK sifatnya sangat ketat. Sehingga tidak bisa kita serap sepenuhnya,” terangnya, Rabu (14/3/2018).

Achmad menjelaskan, pada tahun 2017 pihaknya konsentrasi terhadap program event seni dan budaya untuk lebih mengenalkan potensi wisata di Pamekasan. Sehingga, pembangunan fisik belum bisa dilakukan dengan optimal.

Ia berjanji, pada 2018 ini, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan sisa anggaran tahun 2017 untuk pembangunan fisik yang dijadwal ulang. Konsentrasi pembangunan fisik pun masih tetap belum beranjak dari dua destinasi wisata alam. Yakni wisata pantai Jumiang serta Talang Siring.

“Kita akan berbenah. 2018 ini semua pembangunan fisik akan kita gelar untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Pamekasan,” pungkas mantan kepala Dinas PU Pengairan itu.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.