Raphael Maitimo merayakan golnya ke gawang PSIS Semarang,

Media Madura – Pelatih Madura United, Milomir Seslija menyoroti penyelesaian akhir tim asuhannya kala menghadapi PSIS Semarang.

Laskar Sape Kerrab mendominasi pertandingan uji coba di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (11/3/2018) malam.

Meski unggul sejak babak pertama, namun Madura United harus puas dengan kemenangan 1-0 melalui gol Raphael Maitimo.

“Hal paling sulit adalah mencetak gol, dua minggu kita (hanya) cetak tiga gol,” kata Milo sapaan akrab mantan pelatih Persiba Balikpapan itu usai pertandingan, Minggu malam.

Lemahnya penyelesaian akhir timnya, tentu menjadi bahan evaluasi tersendiri bagi Milo dan berjanji akan segera membenahinya.

“Latihan selanjutnya akan dilatih untuk penyelesaian (akhir),” tegas pelatih asal Bosnia itu.

Setelah ini, Madura United tidak mempunyai agenda menggelar pertandingan uji coba kembali, fokus mereka adalah menatap kompetisi Liga 1 2018 yang akan bergulir dalam waktu dekat.

“Uji coba ini persiapan untuk kompetisi,” imbuhnya.

Di satu sisi, Milo tetap melontarkan pujian terhadap penampilan Fachrudin Aryanto dkk. dalam laga ini. Milo menyatakan, setidaknya setelah uji coba ini ia mengetahui kemampuan masing-masing pemain, utamanya pemain barunya.

“Kita ada pemain baru seperti Zah Rahan. Dia pemain yang cepat. Mencoba beberapa pemain tapi keseluruhan pemain mampu tampil maksimal. Musuh tak mampu membuat peluang emas,” ujar Milo.

Pelatih PSIS Semarang, Subangkit mengaku tidak mempermasalahkan hasil akhir yang diraih timnya. “Hasil laga hari ini, saya tidak masalah,” ungkapnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan