Kapolres Pamekasan saat mengunjungi rumah korban beberapa waktu lalu.

Pamekasan, (Media Madura) – Genap 40 hari sudah Sri Banowati Ningsih (52) meninggal. Kasus kematian istri pegawai Dishub Pamekasan ini sudah ditangani polres setempat.

Namun, hingga kini, polisi belum bisa mengungkap motif dan menangkap pembunuh warga Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu itu.

Lambannya proses hukum yang dilakukan kepolisian memantik respons dari berbagai kalangan, mulai dari Lurah Lawangan Daya sampai tokoh masyarakat setempat. Yang meminta agar kasus pembunuhan segera diusut tuntas.

Kasus pembunuhan tersebut telah membuat tetangga dan warga sekitar rumah korban resah.

Bahkan, Bambang (50) adik korban mengaku, keluarganya masih menunggu kabar dari kepolisian mengenai proses pengungkapan terhadap pelaku yang tega membunuh saudara perempuannya itu.

“Kami sekeluarga meminta agar pihak kepolisian secepatnya mengungkap motif pembunuhan dari saudara perempuan saya itu, ini sudah 40 hari dia meninggal, tapi sampai saat ini masih belum ada kabar kejelasan dengan kasus tersebut,” ungkapnya berharap.

“Padahal, pihak kepolisian katanya sudah memeriksa 15 orang saksi terkait kasus tersebut, namun sampai saat ini kasus itu menjadi mesteri yang sangat sulit untuk dipecahkan,” tambahnya.

Menurut Bambang, jika pelakunya sudah tertangkap pihak keluarga ingin mengetahui alasan tega membunuh saudara perempuannya tersebut, karena semasa hidup korban dikenal baik oleh warga setempat, bahkan tidak mempunyai musuh.

“Iya kami hanya bisa berharap semoga pelakunya cepat tertangkap, kami sekeluarga pingin tahu orangnya dan kenapa tega membunuh Bano (nama panggilan akrab korban),” ujarnya.

Dia menambahkan, bukan hanya keluarga korban saja yang berharap agar pelaku cepat ditangkap, tetangga dan rekan sekolah korban yang selalu mengadakan acara reuni juga berharap hal yang sama.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Pamekaaan AKP Hari Siswo saat ditanya mengenai perkembangan kasus tersebut di kantornya kemarin mengaku belum ada perkembangan mengenai kasus kematian Bano.

“Belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai kasus tersebut kalau sudah ada nanti akan kami kabarkan,” ucapnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan